Tim Saber Pungli PD Pasar Jaya Siap Tindak Aksi Pungli di Pasar Tradisional
31-03-2017 10:41:11, Sumber: Wartakota.com

 

Pasar tradisional, dalam sejarahnya, lekat dengan tindakan premanisme dan pungutan liar. Pungli dilakukan baik oleh pihak intern pengurus pasar seperti 'permainan' dalam jual-beli kios, pungutan uang keamanan dan kebersihan.

 

Atau bisa juga oleh pihak luar yang ingin mencari keuntungan terhadap aktivitas di pasar seperti parkir liar maupun meminta 'jatah preman'.

 

PD Pasar Jaya yang mengelola ratusan pasar tradisional ingin membuang jauh-jauh stigma tersebut.

 

 

Setelah belum lama ini mengubah pola pembayaran retribusi dengan transaksi online, kini BUMD itu membentuk Satgas Sapu Bersih Pungli untuk mengawasi dan menindak potensi pungli yang terjadi di pasar-pasar di bawah PD Pasar Jaya di seluruh Jakarta.

 

"Untuk mengubah stigma pasar menjadi lebih baik, pembangunan tidak hanya secara fisik. Tetapi kita juga bangun dari sisi manusianya. Salah satunya dengan membentuk tim saber pungli ini," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin saat mengukuhkan satgas ini di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (30/3/2017).

 

Arief menyebut, integritas jauh lebih penting dari sekadar mencari keuntungan perusahaan. Ia juga menegaskan tim tersebut dibentuk bukan untuk menakut-nakuti, melainkan upaya preventif dari tindakan pungli serta mendukung program berantas pungli yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

 

Sebanyak 33 anggota Tim Satgas Saber Pungli nantinya akan melakukan pengawasan baik dari sisi intern pegawai Pasar Jaya maupun oknum-oknum yang kerap meresahkan pedagang maupun pengunjung pasar.

 

Tim ini nantinya akan dibagi ke lima wilayah yang masing-masing terpusat di Pasar Koja di Jakarta Utara, Pasar Tomang Jaya di Jakarta Barat, Pasar Blok M di Jakarta Selatan, Pasar Klender di Jakarta Timur dan Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat.

 

Selain melakukan pengawasan langsung ke lingkungan pasar, tim ini juga akan menindaklanjuti laporan-laporan dari masyarakat terkait adanya praktik pungli.

 

"Saya ingatkan ke semua pegawai, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari adanya tim ini. Justru harusnya bisa memotivasi kita untuk bisa bekerja lebih baik, lebih tulus. Karena bekerja adalah ladang ibadah kita," ujarnya.

 

Arief menyebut, pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada pegawai yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pungli. Bentuk sanksinya yakni administratif dengan penurunan pangkat atau pemecatan maupun sanksi pidana.

 

"Harapan kami, dengan adanya tim ini pedagang bisa menjalankan usahanya dengan baik dan masyarakat bisa lebih nyaman datang ke pasar tradisional," imbuhnya.

 

 

Parkir liar

 

Arief menyebut, pasar tradisional punya permasalahan yang kompleks. Terkait keberadaan parkir liar di area pasar, Arief berkomitmen untuk melakukan pembenahan secara bertahap.

 

"Kami akan turun dan terangkan definisi pungli baik kepada pedagang, masyarakat, termasuk juru parkir liar yang selama ini banyak dikeluhkan."

 

"Saat ini kami sudah bekerja sama dengan UPT Parkir dalam pengelolaan parkir supaya lebih tertib. Saat ini, sudah 35 pasar kami yang parkirnya dikelola oleh UPT Parkir," jelasnya.

 

Kepala Inspektorat DKI Jakarta, Zainal, mengapresiasi upaya Pasar Jaya dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang bersih dengan dibentuknya Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli)

 

"Dulu satu orang di pasar bisa punya kios sampai 15. Ini tentu ada indikasi permainan dengan pengelola. Saya tidak usah sebut nama pasarnya. Syukur sekarang sudah ada pembatasan satu orang maksimal hanya bisa miliki lima kios."

 

"Kemarin saya pantau langsung di wilayah Jakarta Barat ada sebuah pasar yang dibuat oleh pihak ke tiga. Di sana ada transaksi liar, baik soal kiosnya maupun parkir liar. Hal-hal seperti ini saya harapkan bisa jadi salah satu konsen Tim Satgas Saber Pungli PD.Pasar Jaya dalam menjalankan amanahnya," himbaunya.

 

Zainal menyebut, PD Pasar Jaya sebagai BUMD yang punya peranan penting dalam mengendalikan inflasi sudah seharusnya dikelola secara profesional termasuk mencegah terjadinya aksi pungli yang meresahkan pedagang dan masyarakat.




Editor: Indra Wana Habibi



Print

  • PASAR HIAS RIAS CIKINI
    PASAR HIAS RIAS CIKINI
  • PASAR SENEN BLOK III DAN VI
    PASAR SENEN BLOK III DAN VI
  • PASAR INDUK KRAMAT JATI
    PASAR INDUK KRAMAT JATI
  • PASAR JATINEGARA
    PASAR JATINEGARA
  • PASAR TANAH ABANG (A-F)
    PASAR TANAH ABANG (A-F)
  • PASAR BLOK M (MELAWAI)
    PASAR BLOK M (MELAWAI)
  • PASAR RAWABENING
    PASAR RAWABENING

Peresmian Kantor Baru Pasar Jaya
Harga Komoditas
  • + Ayam Broiler (Ras) : Rp.19182
  • + Bandeng (sedang) : Rp.34636
  • + Bawang Merah : Rp.39455
  • + Bawang Putih : Rp.122273
  • + Beras IR 42 : Rp.13000
  • + Beras IR. I (IR 64) : Rp.11100
  • + Beras IR. II (IR 64) : Rp.10560
  • + Beras IR. III (IR 64 : Rp.12420
  • + Beras Muncul .I : Rp.12550
  • + Beras SETRA - I : Rp.11318
  • + Cabe merah (TW) : Rp.43364
  • + Cabe merah keriting : Rp.40091
  • + Cabe rawit Hijau : Rp.44455
  • + Cabe rawit Merah : Rp.31545
  • + Daging babi berlemak : Rp.71111
  • + Daging Kambing : Rp.110625
  • + Daging sapi Has (Pah : Rp.114091
  • + Daging sapi Murni (S : Rp.33500
  • + Garam Dapur : Rp.2245
  • + Gas Elpiji (3Kg) : Rp.19625
  • + Gula Pasir : Rp.13500
  • + Jeruk Medan : Rp.26400
  • + Kelapa kupas : Rp.7550
  • + Kentang (sedang) : Rp.11182
  • + Lele : Rp.24600
  • + M a s : Rp.30222
  • + Margarine Blueband C : Rp.6455
  • + Margarine Blueband C : Rp.10150
  • + Minyak Goreng (kunin : Rp.36364
  • + Semangka : Rp.8200
  • + Susu Bubuk Bendera ( : Rp.43643
  • + Susu Bubuk Dancow (4 : Rp.44388
  • + Susu Kental Bendera : Rp.12573
  • + Susu Kental Enak (20 : Rp.9378
  • + Telur ayam Ras : Rp.19182
  • + Tepung Terigu : Rp.9091
  • + Tomat buah : Rp.17364
 

PROGRAM CHARITY

Charity merupakan bagian dari CSR dan merupakan usaha peduli untuk membantu masyarakat berupa kegiatan sosial atau lingkungan yang pelaksanaannya tidak terprogram dan bersifat bantuan atau program amal

Selengkapnya